Rabu, November 27, 2013

Dunia Ban Pekanbaru tetap buka

Hari ini tanggal 27 November 2013, Dunia Ban Pekanbaru tetap buka seperti biasa dan para pelanggan Dunia Ban Pekanbaru tetap bisa bertransaksi seperti biasanya.

Terima kasih

Jumat, Oktober 04, 2013

Dunia Ban Tutup Tanggal 5 dan 6 Oktober 2013

Dunia Ban Pekanbaru akan tutup pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2013 dan akan kembali buka seperti biasa pada hari senin tanggal 7 Oktober 2013.

Terima kasih atas perhatiannya.

Jumat, September 20, 2013

Cara Merawat Ban Mobil Anda

Bagi anda pemilik mobil tentu ban merupakan salah satu komponen yang paling penting untuk diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa tips bagaimana cara merawat ban mobil anda.
  • Periksa tekanan angin ban mobil anda setiap seminggu sekali atau sekurang-kurangnya sebulan sekali.
  • Lakukan rotasi ban mobil anda setiap 10.000 km perjalanan.
  • Jangan tunggu ban sampai rusak atau licin untuk mengganti ban mobil anda. Apabila ban mobil anda sudah mulai tipis segera ganti.
  • Setelah melakukan penggantian ban dan juga apabila ban pernah dibuka dari velg maka lakukan balancing untuk memperpanjang umur ban.
Semoga tips diatas berguna bagi anda.

Senin, Juli 08, 2013

Tutup Tanggal 9 Juli hingga 10 Juli 2013

Dunia Ban Pekanbaru akan tutup pada tanggal 9 Juli 2013 hingga tanggal 10 Juli 2013 dan akan kembali buka seperti biasa pada tanggal 11 Juli 2013. Bila anda membutuhkan informasi mengenai ban anda dapat menghubungi kami hari ini atau mulai tanggal 11 Juli 2013.

Terima kasih.

Kamis, Mei 02, 2013

Dunlop SP Touring T1


Dunlop SP Touring T1 merupakan ban varian terbaru yang dikeluarkan oleh Dunlop.  Ban ini mengalami peningkatan performa keausan yang lebih baik dari ban sebelumnnya yaitu SP 70e. Selain itu ban ini juga memiliki desain pola telapak yang menunjukkan performa prima di jalan basah serta memiliki tingkat kebisingan yang rendah.
Dunlop SP Touring T1 diciptakan khusus bagi pengguna mobil penumpang ukuran kecil dan menengah yang mengutamakan kenyamanan dan keawetan. Dunlop SP Touring T1 sendiri dapat anda temukan di DUNIA BAN  PEKANBARU yang beralamat di Jalan Tuanku Tambusai no 390-391, Pekanbaru, Riau. 

Jumat, April 19, 2013

Sistem Pemantauan Tekanan Ban

Sistem pemantauan tekanan ban (Tire-pressure monitoring system atau TPMS) adalah sebuah sistem elektronik yang dirancang untuk memonitor tekanan udara di dalam semua ban pneumatik pada mobil, pesawat, mesin pengangkat , forklift dan kendaraan lainnya. Sistem ini juga kadang-kadang disebut sebagai sistem indikasi tekanan ban (tire-pressure indication system atau TPIS). Sistem ini memberikan laporan tekanan ban secara nyata kepada pengemudi baik melalui layar maupun lampu peringatan lainnya.

Rabu, Maret 27, 2013

Tutup 31 Maret 2013

Dunia Ban Pekanbaru akan tutup pada hari minggu tanggal 31 Maret 2013 dan akan kembali buka seperti biasa pada hari senin tanggal 1 April 2013.

Terima kasih atas perhatiannya.

Sabtu, Februari 09, 2013

Dunia Ban Pekanbaru tutup tanggal 10 Februari 2013

Dalam rangka libur imlek Dunia Ban Pekanbaru akan tutup pada tanggal 10 Februari 2013 dan akan kembali buka pada tanggal 11 Februari 2013.

Terima kasih.

Selasa, Januari 08, 2013

Jenis-Jenis Ban


Ada beberapa jenis ban yang perlu anda ketahui.
Ban Asimetris
Ban Asimetris adalah ban yang memiliki desain telapak yang tidak sama jarak antar kembangnya, jadi jarak antar kembangnya bisa saja berbeda-beda. Ban ini dibuat agar dapat mencengkram lebih baik pada kondisi jalan yang basah maupun kondisi jalan yang kering.
Ban Radial
Ban radial adalah sejenis desain ban otomotif. Rancangan ban radial pertama dipatenkan pada tahun 1915 oleh Arthur W. Savege, seorang produsen ban yang sukses dan seorang penemu di San Diego, California.  Paten Savage telah kadaluarsa pada tahun 1949. Ban radial biasanya digunakan untuk mobil berpenumpang dan truk ringan dan jarang digunakan untuk kendaraan berat seperti tronton atau kendaraan berat lainnya. Ban radial memiliki konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban Radial memiliki jalinan plycord yang membentang dari satu bibir ban ke bibir ban sampingnya. Jalinan antara Plycord juga di perkuat oleh sabuk kawat logam.
Desain ini selanjutnya dikembangkan dan dikomersialkan secara luas oleh Michelin pada tahun 1946
Ban Tanpa Tube
Ban tanpa tube (bahasa inggris: tubeless) adalah ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. Ban ini diciptakan sekitar tahun 1990. Ban tubeless adalah ban pneumatik yang tidak memerlukan ban dalam seperti ban pneumatik biasa. Ban tubeless memiliki tulang rusuk yang terus-menerus dibentuk secara integral ke dalam manik ban sehingga mereka dipaksa oleh tekanan udara di dalam ban untuk menutup dengan flensa dari velg roda logam.
Ban Bias
Ban bias adalah ban yang dibuat dengan susunan dua atau lebih benang yang melingkar dari bead ke bead dengan membentuk sudut 40 derajat hingga 65 derajat terhadap garis tengah lingkaran ban. Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai.
Sumber: Wikipedia

Jenis-Jenis Ban


Ada beberapa jenis ban yang perlu anda ketahui.
Ban Asimetris
Ban Asimetris adalah ban yang memiliki desain telapak yang tidak sama jarak antar kembangnya, jadi jarak antar kembangnya bisa saja berbeda-beda. Ban ini dibuat agar dapat mencengkram lebih baik pada kondisi jalan yang basah maupun kondisi jalan yang kering.
Ban Radial
Ban radial adalah sejenis desain ban otomotif. Rancangan ban radial pertama dipatenkan pada tahun 1915 oleh Arthur W. Savege, seorang produsen ban yang sukses dan seorang penemu di San Diego, California.  Paten Savage telah kadaluarsa pada tahun 1949. Ban radial biasanya digunakan untuk mobil berpenumpang dan truk ringan dan jarang digunakan untuk kendaraan berat seperti tronton atau kendaraan berat lainnya. Ban radial memiliki konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban Radial memiliki jalinan plycord yang membentang dari satu bibir ban ke bibir ban sampingnya. Jalinan antara Plycord juga di perkuat oleh sabuk kawat logam.
Desain ini selanjutnya dikembangkan dan dikomersialkan secara luas oleh Michelin pada tahun 1946
Ban Tanpa Tube
Ban tanpa tube (bahasa inggris: tubeless) adalah ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. Ban ini diciptakan sekitar tahun 1990. Ban tubeless adalah ban pneumatik yang tidak memerlukan ban dalam seperti ban pneumatik biasa. Ban tubeless memiliki tulang rusuk yang terus-menerus dibentuk secara integral ke dalam manik ban sehingga mereka dipaksa oleh tekanan udara di dalam ban untuk menutup dengan flensa dari velg roda logam.
Ban Bias
Ban bias adalah ban yang dibuat dengan susunan dua atau lebih benang yang melingkar dari bead ke bead dengan membentuk sudut 40 derajat hingga 65 derajat terhadap garis tengah lingkaran ban. Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai.
Sumber: Wikipedia